Tentang Kami

Tentang FOCUS

Program Pemberdayaan Nelayan untuk Ketahanan Iklim dan Keberlanjutan – singkatnya FOCUS - adalah bentuk kerjasama selama empat (4) tahun pengelolaan pesisir terpadu untuk sistem pangan berkelanjutan bagi masyarakat nelayan termasuk perempuan di Jawa Tengah antara Norwegian Agency for Development Cooperation (NORAD) dan konsorsium LSM beranggotakan Yayasan Humanis dan Inovasi Sosial, WALHI, KIARA dan PKSPL IPB.

Latar Belakang

Ekosistem pesisir dan laut Indonesia sangat penting bagi iklim dunia. Indonesia memiliki 23% hutan mangrove dunia - sekitar 3,5 juta hektar - dengan 92 spesies mangrove sejati yang berpotensi menyimpan 3,1 miliar ton karbon

Namun, selama dekade terakhir, Indonesia telah mengalami banyak dampak perubahan iklim: pendapatan nelayan menurun, kesehatan dan gizi masyarakat memburuk (termasuk anak-anak yang mengalami hambatan pertumbuhan), ketersediaan air semakin langka dan menurun kualitasnya, serta masyarakat makin rentan terhadap bencana seperti banjir dan kekeringan.

Beberapa penyebab utama adalah kerusakan lingkungan, seperti pencemaran plastik dan sampah, degradasi mangrove, pembangunan pesisir tidak ramah lingkungan, serta praktik penangkapan ikan yang tidak berkelanjutan. Ditambah lagi, perubahan iklim jangka panjang seperti naiknya permukaan laut, pergeseran pola curah hujan dan suhu yang meningkat makin memperparah situasi pesisir Jawa Tengah.

Dilihat dari dampak sosialnya, masyarakat nelayan hidup di pesisir yang padat dan rentan. Meski laut dan pesisir Indonesia kaya sumber daya, angka anak-anak yang mengalami stunting (terhambat pertumbuhan) diwilayah pesisir justru meningkat. dari sisi sosial, masyarakat nelayan hidup di pesisir yang padat dan rentan. Meski laut dan pesisir Indonesia kaya sumber daya, angka anak-anak yang mengalami stunting (terhambat pertumbuhan) di wilayah pesisir justru meningkat. di Indonesia, ada lebih dari 8 juta anak di Indonesia yang mengalami gizi buruk (Kementrian Kesehatan, 2018).

Berlatarbelakang isu-isu tersebut, pemerintah Norwegia meluncurkan program bantuan teknis bilateral, FOCUS, untuk membantu pemerintah Indonesia mewujudkan komunitas nelayan yang berketahanan pangan dan resilien krisis iklim serta bencana.

Tujuan FOCUS

FOCUS berupaya mewujudkan sistem pangan yang berkelanjutan melalui pengelolaan pesisir yang terpadu dan lebih baik bagi nelayan di beberapa kabupaten di Jawa Tengah, yaitu Batang, Kendal, Semarang, Demak, dan Jepara.

Tujuannya adalah mendukung pemerintah dan pemangku kepentingan lokal agar mampu mengelola perikanan dan pesisir secara lebih adaptif, sehingga risiko bencana dan dampak perubahan iklim bisa diminimalisir.

Dengan bekerja sama erat dengan berbagai pihak—pemerintah, masyarakat, lembaga, dan komunitas—FOCUS akan menunjukkan bagaimana strategi seperti lobi dan advokasi, peningkatab kapasitas, kampanye kolektif, dan penguatan kelembagaan untuk menjawab tantangan lintas sektor dan mencapai pembangunan yang berkelanjutan, perlindungan lingkungan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Kerja FOCUS

Lobi dan Advokasi: Mendorong kebijakan dan regulasi pengelolaan pesisir berkelanjutan, ketahanan iklim, dan perlindungan ekosistem serta membangun kapasitas pemangku kepentingan

Peningkatan Kapasitas: Melakukan pelatihan Integrated Coastal Management (ICM), Disaster Risk Reduction (DRR), perikanan berkelanjutan, dan adaptasi iklim khususnya bagi kepada perempuan dan kelompok pemuda.

Kampanye Kolektif: Penyadartahuan masyarakat tentang solusi lokal dan pelestarian lingkungan untuk keberlanjutan

Pendekatan Kelembagaan: Membangun platform kelembagaan berkelanjutan untuk pengelolaan pesisir yang kolaboratif dan koheren

Kolaborasi Multipihak: Memperkuat kemitraan pemerintah, masyarakat, dan akademisi secara terpadu untuk konservasi, mitigasi bencana, dan pembangunan berkelanjutan di wilayah pesisir.

Pengawasan dan Evaluasi: Platform Sistem Informasi dan Monitoring Pengelolaan Pesisir Terpadu (SIMPANDU) mengintegrasikan penyediaan data dan informasi pesisir secara aktif dan waktu nyata

Capaian FOCUS

Platform koordinasi multipihak Wadah koordinasi dan kolaborasi multi-pihak untuk mewujudkan pengelolaan pesisir terpadu (Integrated Coastal Management) yang adaptif, berkeadilan, dan berkelanjutan melalui kebijakan yang inklusif, transparan, dan responsif terhadap perubahan iklim.

Perikanan dan pesisir berkelanjutan dan adaptif Praktik pengelolaan perikanan dan pesisir berkelanjutan termasuk pelestarian dan rehabilitasi ekosistem pesisir serta monitoring oleh pemangku kepentingan lokal untuk memitigasi risiko bencana dan dampak perubahan iklim

Penghidupan berkelanjutan dan inklusif Pengorganisasian, peningkatan keterampilan, pengembangan produk perikanan, pendampingan manajemen dan kewirausahaan serta akses pembiayaan yang memampukan komunitas pesisir terutama perempuan dan orang muda untuk menciptakan usaha yang tangguh.

Pemahaman dan keterlibatan masyarakatPeningkatan pemahaman dan keterlibatan masyarakat sebagai agen perubahan dalam pengeloalaan pesisir yang berkelanjutan serta upaya penanggulangan risiko bencana dan perubahan iklim

Tujuan

FOCUS (Fisherfolk Empowerment for Climate Resilience and Sustainability/Pemberdayaan Nelayan untuk Ketahanan Iklim dan Keberlanjutan) adalah program yang lahir dari proses kokreasi antara Norwegian Agency for Development Cooperation (NORAD) dengan Yayasan Humanis dan Inovasi Sosial, WALHI, KIARA dan PKSPL-IPB yang bertujuan untuk membangun pengelolaan pesisir terpadu untuk sistem pangan berkelanjutan bagi masyarakat nelayan termasuk perempuan di Jawa Tengah ...

Upaya Kami

Lobi dan Advokasi:

Mendorong kebijakan dan regulasi pengelolaan pesisir berkelanjutan, ketahanan iklim, dan perlindungan ekosistem serta membangun kapasitas pemangku kepentingan

Peningkatan Kapasitas:

Melakukan pelatihan Integrated Coastal Management (ICM), Disaster Risk Reduction (DRR), perikanan berkelanjutan, dan adaptasi iklim khususnya bagi kepada perempuan dan kelompok pemuda.

Kampanye Kolektif:

Penyadartahuan masyarakat tentang solusi lokal dan pelestarian lingkungan untuk keberlanjutan.

Pendekatan Kelembagaan:

Membangun platform kelembagaan berkelanjutan untuk pengelolaan pesisir yang kolaboratif dan koheren....

Mitra Pelaksana